Sabtu, 10 Maret 2012

EKOLOGI HEWAN


PSIKOLOGI HEWAN “ KUCING “

Psikologi merupakan suatu bidang ilmu yang mendapatkan keiluannya melalui obserbvasi dan eksperimen yang dilakukan berdasarkan metode ilmiah yang berlaku.
Awam Memandang Psikologi
Selama ini orang memandang psikologi sebagai ilmu yang hanya mempelajari manusia saja dan para psikolog bekerja untuk memberikan nasihat, menangani anak nakal, orang-orang stress dan depresi, dan langkah-langkah yang bisa di ambil untuk membantu mencari solusi bagi individu tertentu.
Padahal, bidang keilmuan psikologi jauh lebih luas dari pada tu. Psikologi juga mempelajari mengapa manusia berfikir, mengapa manusia melakukan suatu hal yang tak dipahami oleh orang lain. Bahkan, psikologi mempelajari tingkah laku hewan yang berkaitan dengan sehubungannya dengan manusia dan bagaimana manfaat hewan tersebut bagi kepentingan manusia.
Dengan mengetahui tingkah laku hewan tersebut, manusia bisa memahami bagaimana menempatkan hewan dalam kehidupan manusia yang tidak hanya berkaitan dengan memenfaatkan hewan tersebut.
Psikologi Kucing
Kucing adalah hewan pemburu, mereka berevolusi dari leluhur pemburu dan telah tertanam dalam gen mereka kalau mereka pada dasarnya pemburu. Mereka berevolusi untuk bertahan hidup dengan menangkap mangsa. Karakteristik ini bisa dilihat dari bentuk fisiknya, gerakannya yang diam, pandangan malam, giginya yang tajam, kumisnya yang mendeteksi arus udara, getaran, dan benda padat semuanya merupakan karakteristik predator.
Menurut saya
1.      Gak punya ego, sebab kucing gak bisa berimajinasi. Pertanyaannya, apakah itu imajinasi? Dan apa hubungannya dengan ego? Apa beda otak kucing dengan manusia?
Imajinasi berharga dari ilmu pasti. Kata einstein, tapi bukan perkataan ini yang mau kita bahas. Menurut saya, Imajinasi, adalah ‘gambaran’ baru yang muncul dikepala melalui penggabungan memori-memori di otak. Tanpa memori, tidak akan ada imajinasi. Karena memori-memori di kepala adalah implikasi dari keberadaan sel syaraf dan sistemnya, maka imajinasi adalah fenomena spontan yang terjadi akibat ‘kemampuan’ sel syaraf dan pola sistem syaraf itu.
Adapun mengenai hubungan antara imajinasi dan ego itu Begini, Ukuran dan zat pembentuk sebuah sel syaraf manusia merupakan ‘kemampuan’ sel syaraf yang menimbulkan fenomena ‘memori/ingatan’ pada otak manusia.
Pola jaringan syaraf, mulai dari pola hubungan neuron-akson sampai posisi sistem syaraf otak kanan dan kiri beserta ‘onderdil’ lainnya di dalam kepala manusia, menimbulkan fenomena ‘mengingat/memanggil memori‘-‘memilah-memilih /menyesuaikan’-‘memutuskan’.
Dua fenomena inilah yang secara aksiomatis, menimbulkan fenomena imajinasi. Kemudian, semakin banyak memori yang dimiliki oleh otak, maka semakin besarlah daya imajinasi tersebut. Sampai pada kapasitas memori tertentu, imajinasi membentuk apa yang kita sebut sebagai ‘kesadaran’. Ego.
Mengenai perbandingan otak manusia dan kucing, maka Secara sederhana, kita katakan, ego terbentuk akibat adanya daya imajinasi, daya imajinasi terbentuk karena adanya hubungan antara memori-memori yang memadai, hubungan antara memori-memori yang memadai dibentuk oleh kandungan zat, ukuran, dan banyaknya sel-sel syaraf serta pola jaringan sel-sel syaraf tersebut. Kita tahu, otak kucing benar-benar kecil, gak sampai satu genggam. Dengan volum otak yang sedemikian, jumlah sel syarafnya sangat jauh lebih kecil dibandingkan dengan jumlah sel syaraf otak manusia. Belum lagi jika dibandingkan dengan kualitas zat (dalam hal kualitas rekaman sinyal listrik) dan ukuran sel syarafnya (dalam hal kapasitas rekaman) serta pola jaringan sel syaraf manusia. Oleh karena itu, kucing tidak memiliki 'saya' atau ego sebagaimana manusia.

2.      Tentu saja, karena kucing gak punya ego, maka super ego pun, ia tak punya. Ia gak punya pandangan-pandangan seputar baik, buruk, benar, salah, dan seterusnya.

3.      Sama seperti manusia, kucing punya sub ego. Sebab, ia mampu bergerak untuk memenuhi kebutuhan biologisnya. Maksudnya? kok sama seperti manusia?
Menurut freud, sub ego itu adalah alam bawah sadar manusia. Tentunya, sama seperti manusia, hewan juga memiliki alam bawah sadar.
Alam bawah sadar ini ‘dikuasai’ oleh hormon-hormon di dalam tubuh, terutama hormon yang berhubungan dengan reproduksi seperti endrogen dan hormon yang berkenaan dengan upaya untuk bertahan hidup seperti adrenalin. Semua gerak kucing (sama seperti manusia “tanpa tanpa pandangan”) baik yang ilmiah seperti pertumbuhan fisik maupun yang semi-alamiah seperti perkawinan, ‘dikendalikan oleh hormon-hormon/alam bawah sadar ini. Terkadang, kita sering menyebut alam bawah sadar ini dengan satu kata: nafsu.

Tapi, bagaimana dengan monyet sirkus dan bintang lainnya yang dapat bergerak untuk kepentingan lainnya selain untuk sekedar hidup?
O iya, sub ego atau Alam bawah sadar itu tidak hanya dibentuk oleh hormon-hormon biologis itu dari dalam, tapi juga dapat dibentuk oleh ‘paksaan’ dari luar. Seperti yang dilakukan ivan petrovic pavlov, seorang ahli pendidikan. Ia dapat membuat seekor anjing mengeluarkan liur menggunakan cahaya lampu tanpa adanya makanan di sekitar anjing itu. Para pemilik jasa hiburan keliling “topeng monyet” juga dapat melakukan hal ini. Mereka membuat monyet-monyet dapat memakai baju, melompat, beraksi sesuai dengan aba-aba yang diberikan oleh si pemilik. Pembentukan alam bawah sadar tidak terlalu sulit, para produsen biasa memperlakukan hal itu terhadap konsumennya melalui periklanannya, dan atau pemerintah atau elit-elit politik terhadap tentara atau kesatuan tempurnya melalui tindakan persuasif dalam simulasi-simulasi, latihan-latihan, simbol-simbol dan doktrin-doktrin yang diucapkan berulang-ulang.

4.      Mengapa kucing Mengeong pada sesama kucing?
Kucing mengeong sebagai sinyal sosial kepada sesama kucing. Sinyal sosial ini bisa berupa pertanda kalau ia butuh bantuan, merasa senang, atau merasa puas.

5.      Mengapa kucing tidur melulu?
Kucing tidur rata-rata 16 jam sehari. Hal ini untuk mencharge tubuhnya untuk berburu. Ketika berburu, kucing menggunakan energi secara mendadak, besar-besaran, dan cepat agar dapat menangkap buruan secara efisien.

6.      Mengapa kucing mengeong pada manusia?
Beda dengan sesama kucing yang menandakan sosialisasi, kucing mengeong pada manusia, terutama saat lapar, adalah berusaha menipu manusia. Ia mencoba meniru suara bayi agar dikira bayi oleh majikannya sehingga ia mendapatkan perhatian pula dari sang majikan layaknya perhatian yang diberikan sang manusia kepada anaknya.

7.      Mengapa kucing menjilati tubuhnya setelah dipegang?
Kucing punya kelenjar yang terangsang ketika mereka menyentuhkan bulunya. Itulah feromon atau bau khas kucing sebagai penanda individu. Manusia juga punya bau yang dapat dicium kucing. Jika kucing mencium bau manusia di tubuhnya, bau karakteristiknya sendiri dapat tertutupi. Bau manusia begitu tajam sehingga mengalahkan bau sang kucing sendiri. Sang kucing tidak terima ini dan segera menjilati bulunya agar bau manusia hilang dan baunya kembali. Tidak heran begitu anda memeluknya terlalu lama, ia akan segera lari dan membasuh dirinya.
            bagaimana freud akan membahasnya?
ilmu tentang neurologi masih jarang berinteraksi dengan pak freud, sehingga beliau pasti akan lebih tertarik mendiskusikan perihal hubungan antara sel syaraf di otak manusia dengan fenomena kesadaran, atau ego itu.saya yakin. dan mungkin, pak freud tertarik juga untuk memelajari bagaimana menyebut psi-ko-lo-gi ku-cing dengan benar.

“ Untuk memenuhi tugas Ekologi hewan Prodi Biologi UMM “

Oleh : Cici Ulumiyah (201010070311034)


Senin, 09 Januari 2012

HasiL ResUm kEloMpok 12

SUKSESI
Suksesi adalah suatu proses perubahan, berlangsung satu arah secara teratur yang terjadi pada suatu komunitas dalam jangka waktu tertentu hingga terbentuk komunitas baru yang berbeda dengan komunitas semula. Macam-macam suksesi yaitu:

  • Suksesi Primer
  • Suksesi Skunder
Komponen dan Proses Suksesi yaitu:

  • nudasi
  • migrasi
  • eksesis
  • kompetisi
  • reaksi
  • klimaks
Type suksesi yaitu:

  • Hidrosere
  • Halosere
  • Xeresere
Penyebab Suksesi yaitu:

  • Iklim
  • Topografi
  • dan Biotik
Urutan Terjadinya Proses Suksesi
Lumut kerak --- Lumut kerak berdaun --- Lumut --- Rumpu-rumputan --- Semak-semak--- Pohon

Tahap-tahap Suksesi yaitu:

  • Fase Permulaan
  • Fase awal atau muda
  • Fase Dewasa
  • Fase Klimaks

HaSiL ResUM keLOMpok 11

EKOSISTEM AQUATIK
Pengertian Ekosistem Akuatik Ekosistem akuatik adalah ekosistem yang lingkungan hidup eksternalnya dikuasai dan di ungguli oleh air tawar, yang merupakan habitat dari berbagai makhluk hidup. Macam-macam ekosistem akuatik yaitu:

  • rawa, adalah lahan genangan airsecara ilmiah yang terjadi terus-menerus atau musiman akibat drainase yang terhambat serta mempunyai ciri-ciri khusus secara fisika, kimiawi dan biologis
  • mangrove, disebut juga hutan pantai, Hutan pasang surut air laut, Hutan payau, atau Hutan bakau.Merupakan tipe hutan tropika yang khas tumbuh di sepanjang pantai atau muara sungai yang dipengaruhi oleh pasang surut air laut.Hutan ini terdapat di di Pulau sumatra ,kalimantan ,jawa dan irian jaya
  • ekosistem air tawar
  • ekosistem air laut
  • eustuaria
  • terumbu karang
  • Bentos merupakan sebuah organisme yang tinggal di dalam, atau di dasar laut, dikenal sebagai zona bentik
  • pantai berpasir
  • pantai berlumpur
  • hutan pantai, ialah Hutan yang menyebar di sepanjang pantai yang tidak tergenang oleh pasang surut air laut dengan luas + 3,3 juta hektar.

HasiL ResuM KeLOmpoK 10

EKOSISTEM DARAT
Komponen Penyusun Ekosistem Darat yaitu:

  1. Hutan Hujan Tropis merupakan salah satu tipe vegetasi hutan tertua yang telah menutupi banyak lahan
  2. Hutan Musiman Tropis, terdiri atas pepohonan yang menggugurkan daunnya pada musim kemarau
  3. Hutan konifer utara, termasuk daerah-daerah penghasil kayu terbesar di dunia. Jarum-jarum konifer sangat lambat membusuk, dan tanah mengembangkan profil pedsol yang sangat khas.
  4. Hutan Boreal
    Dikenal juga sebagai hutan konifer belahan bumi utara atau ”taiga”, menempati zona mulai dari perbatasan dengan tundra sampai sekitar 800 km ke sebelah selatan.
  5. Hutan Luruh Temperata
    Hutan ini meliputi daerah beriklim temperata dengan garis lintang menengah.
  6. Hutan Taiga
    Taiga terdapat di belahan bumi sebelah utara dan di pegunungan daerah tropik, ciri-cirinya adalah suhu di musim dingin rendah.
  7. Padang Rumput
    Ekosistem padang rumput menguasai daerah yang luas di dunia ini baik di tropika maupun temperata.
  8. Tundra
    Tundra berasal dari Finlandia yang berarti daerah terbuka tidak berhutan yang kemudian dipakai untuk menggambarkan semua bentuk vegetasi yang tidak ada pohonnya pada garis lintang yang tinggi.
  9. Padang Pasir
    Kondisi lingkungan di padang pasir merupakan hasil dari kekurangan satu atau lebih faktor-faktor penting yang diperlukan untuk hidup.
  10. Zona Arid/Kering
    Daerah dengan kekeringan yang ekstrim biasanya berada di pedalaman continental ataupun dekat pantai barat pada garis lintang 30 O C dari katulistiwa 
  11. Hutan SavanaSavana adalah padang rumput dengan diselingi oleh gerombolan pepohonan.
  12. Hutan Kayu Elfin
    Hutan elfin di altitudes tinggi - sekitar 500 m di atas (di atas permukaan laut) di Pulau Utara dan 300m di selatan Pulau. Pohon dan tanaman lainnya yang tumbuh di hutan alpine disesuaikan untuk bertahan dingin.
     

HasiL Resum KeLompoK 9

EKOSISTEM
Ekosistem adalah suatu unit ekologi yang di dalamnya terdapat hubungan antara   .struktur dan fungsi. 
1. Struktur dan fungsi komponen ekosistem
  • komponen biotik
  • komponen abiotik
  • komponen produsen
  • komponen konsumen
  • komponen pengurai
2. Aliran Energi
    Cahaya matahari adalah sumber utama energi bagi kehidupan . Energi memasuki sebagian besar ekosistem dalam bentuk cahaya matahari, energi cahaya matahari ini diubah menjadi energi kimia oleh organisme autotrof, yang kemudian diteruskan ke organisme heterotrof dalam bentuk senyawa-senyawa organik dalam makanannya dan dibuang dalam bentuk panas.
3. Piramida Ekologi
    Piramida ekologi merupakan suatu diagram piramida yang dapat menggambarkan hubungan antara tingkat trofik satu dengan trofik lain secara kuantitatif. Macam-macam piramida ekologi yaitu:
  • piramida energi
  • piramida biomasa
  • piramida jumlah
4. Siklus Biogeokimia
     Siklus biogeokimia atau siklus organikan organik adalah siklus unsur atau senyawa kimia yang mengalir dari komponen abiotik ke biotik dan kembali lagi ke komponen abiotik. Siklus ini di bagi menjadi 4 yaitu:
  • siklus air
  • siklus nitrogen
  • siklus fosfor
  • siklus karbon dan oksigen
5. Metode penentuan produktivitas primer diantaranya yaitu produktivitas berbagai ekosistem dan produktivitas primer.


hasiL ResUm keLompok 8

Vegetasi Hutan
Vegetasi di definisikan sebagai mosaik komunitas tumbuhan dalam lansekap dan vegetasi alami diartikan sebagai vegetasi yang terdapat dalam lansekep yang belum dipengaruhi oleh manusia. Beberapa metode analisis vegetasi yaitu: 

  • metode destruktif
  • metode nondestruktif
  • metode floristik
  • dan metode nonfloristik.

Ada pula teknik cuplikan yaitu:
  • metode kuadrat
  • metode garis
  • metode titik
  • metode kuarter
  • dan teknik koordinasi
  Ada beberapa metode pemetaan vegetasi secara sederhana yaitu;
  •     Pemetaan Komunitas Tumbuhan Dari Satu Titik Konstan,
  •     Pemetaan Daerah Dengan Mencari Jarak Dan Sudut.

keLompok 7

kelompok saya sendiri.............

Sabtu, 24 Desember 2011

HASIL RESUM

KELOMPOK 6

POPULASI
Konsep Spesies, Campbell (2003) mengemukakan:
a. konsep spesies biologis
b. konsep spesies pengenalan
c. konsep spesies kohesi
d. konsep spesies ekologis
e. konsep spesies evolusions spesies
Spesies Taksonomi merupakan spesies yang terdiri atas sejumlah populasi yang memiliki kesamaan morfologi dan ekologi.

Karakteristik populasi
a. kepadatan
b. natalitas
c. mortalitas
d. distribusi
e. bentuk pertumbuhan populasi
  • Pertumbuhan eksponensial
  • pertumbuhan sigmoid

    Macam-macam interaksi:
  • interaksi antar organisme, contoh proses allelopati
  • interaksi antar populasi, interaksi komponen abiotik dan biotik

    Penyebaran populasi ada dua cara yaitu jenis endemik dan jenis kosmopolit. beberapa faktor yang mempengaruhi persebaran populasi yaitu, curah hujan, suhu, tanah dan topografi. sedangkan macam-macam persebaran populasi yaitu, secara acak, rata dan kelompok.

HASIL RESUM

KELOMPOK 5

LINGKUNGAN BIOTIK DAN ABIOTIK 2
a. Tanah
Tanah tersusun atas 4 bahan utama yaitu, bahan mineral, udara, air, dan bahan organik. Tanah . sebagai medium untuk pertumbuhan.

  • Fisika Tanah, secara garis besar tanah tersusun atas padatan, cairan, gas,
    tesktur tanah, pasir, debu dan tanah liat.
  • Kimia tanah, sifat kimia tanah yaitu
    derajat keasaman tanah, C organik, N total, pupuk, air hujan, kalium, natrium, kalsium, magnetik dan sebagainya.

struktur tanah merupakan suatu kumpulan berbagai macam lapisan tanah atau profil. struktur tanah adalah sebagai berikut:
a. Horizon O
b. Horizon A
c. Horizon B
d. Horizon C
e. Lapisan R

HASIL RESUM

KELOMPOK 4


LINGKUNGAN BIOTIK DAN ABIOTIK



1.       ATMOSFER
Atmosfer adalah lapisan gas yang melingkupi sebuah planet, termasuk bumi, dari permukaan planet tersebut sampai jauh di luar angkasa.
  •     Udara Dan Komposisi Udara
  •        Sertifikasi Atmosfer
  •        Efek Rumah Kaca, disebabkan karena naiknya gas karbondioksida  (CO2) dan gas - gas lainnya di atmosfer.
  •       Angin, merupakan pergerakan udara dan timbul akibat pemanasan yang tetap dari udara dalam hubungannya dengan permukaan bumi, serat perputaran bumi pada porosnya.
  •     Pengaruh Angin Bagi Tumbuhan
  •      Penyerbukan dan penyebaran tumbuhan dengan bantuan angin

 2. AIR
Air adalah senyawa yang penting bagi semua bentuk kehidupan yang diketahui sampai saat ini di bumi, tetapi tidak di planet lain.
Macam-macam air yaitu:
  •      Uap air
  •     hujan
  •      Air tanah

HASIL RESUM

1. kelompok 3


CAHAYA DAN SUHU


Cahaya merupakan energi berbentuk gelombang elektromagnetik yang kasat mata dengan panjang gelombang sekitar 380-750 nm. sedangkan suhu merupakan besaran yang menyatakan derajat panas dingin suatu benda dan alat yang digunakan untuk mengukur suhu adalah thermometer. 
aspek penting yang erat kaitannya dengan sistem ekologi, yaitu:
a. Kualitas cahaya.
b. Intensitas cahaya.
c. Lama penyinaran.
PERAN CAHAYA TERHADAP TUMBUHAN
  •          Fotoperiodism
  •          Fotoenergetik
  •          Fotodestruktif
  •          Fotocybernetic
  •          Fotomorgenesis
  •          Fototropism
berbagai karakteristika muka bumi penyebab variasi suhu : 
Komposisi dan warna tanah
Kegemburan dan kadar air tanah
Kerimbunan tumbuhan
Iklim mikro perkotaan
Kemiringan lereng dan garis lintang

Selasa, 06 Desember 2011

HASIL RESUM

KELOMPOK 1

EKOLOGI
Ekologi dapat dikatakan sebagai Ilmu. Selain oitu ekologi juga dapat dikatakan sebagai objek.
·        Menurut Miller,  ekologi merupakan saling ketergantungan antara makhluk hidup dengan lingkungan.
·        Menurut Odum, ekologi merupakan hubungan timbal balik antara makhluk hidup dengan lingkungan.
Pada ekologi tumbuhan mempelajari autekologi dan sinekologi.
  1.  Autekologi merupakan ekologi yang mempelajari spesies
  2. Sinekologi merupakan ekologi yang mempelajari organisme dalam populasi
KELOMPOK 2
TUMBUHAN DALAM LINGKUNGAN
Lingkungan merupakan kombinasi antara kondisi fisik yang mencakup semua sumber daya alam.
Lingkungan dibedakan menjadi 2 yaitu, makro lingkungan dan mikro lingkungan. Selain itu, dapula lingkungan biotik dan lingkungan abiotik.  Yang dimana lingkungan biotic merupakan suatu lingkungan yang mempunyai kehidupan misalnya  manusia, tumbuhan, dan hewan. Sedangkan lingkungan abiotik merupakan suatu komponen yang tidak hidup misalnya air, tanah, batu,  dan udara.
  •  Faktor pembatas yaitu cahaya, air, lingkungan fisik, dan iklim yang memadai.Penyebaran tumbuhan dipengaruhi oleh iklim yang memadai, cahaya dan sebagainya.
3 proses penyesuaian diri dengan lingkungan yaitu:
  •  Aklimatisasi
  •  Naturalisasi
  •  Domestikasi

Tipe-tipe indicator tumbuhan yaitu,
  •  Indikator tumbuhan dalam pertanian
  •  Indikator pertumbuhan over greessing
  • Indikator sesuai dengan habitat hutan
  •  Indikator tumbuhan humus
  •  Indikator tumbuhan untuk kelembaban
  •  Dan sebagainya.







Minggu, 27 November 2011

BENALU

Benalu (loranthus) merupakan jenis tumbuhan yang hidupnya tidak memerlukan media tanah. Ia hidup sebagai parasit (parasiet=Belanda), menempel pada dahan-dahan pohon kayu lain dan mengisap mineral yang larut dalm pohon kayu yang ditempelinya dapat mati. Bunga benalu berkelamin tunggal biji buahnya mengandung getah.Pengembangbiakannya melalui binatang atau burung yang memakan biji buah benalu tersebut. Proses pengembangbiakannya sangat sederhana: biji benalu yang bergetah itu dimakan binatang atau burung. Kemudian biji benalu tersebut melekat di dahan dahan kayu bersama dengan kotoran burung yang memakannya, dan tumbuh di dahan itu.

 Klasifikasi tanaman
Macrosolen cochinchinensis (Lour.) van Tiegh dikenal dengan nama benalu, dalu-dalu (Sumatera), kemladehan (Jawa Tengah).
Klasifikasi tanaman ini sebagai berikut :
Divisio : Spermatophyta
Subdivisio : Angiospermae
Kelas : Dicotyledoneae
Bangsa : Loranthales
Suku : Loranthaceae
Marga : Macrosolen
Jenis : Macrosolen cochinchinensis (Lour.) van Tiegh.

Kandungan kimia
Daun dan batang benalu mengandung alkaloida, saponin, flavonoid dan tanin (Anonim, 1999). Benalu dari spesies Dendrophthoe mengandung glikosida kuersetin

Jumat, 14 Oktober 2011

BIOGRAFI GREGOR MENDEL (PENEMU HUKUM MENDEL)

Nama Lengkap  : Gregor Johann Mendel                                                       
Tanggal Lahir     : 20 Juli 1822
Tempat Lahir     : Hyncice (Heinzendorf bei Ordrau) Republik Ceko
Wafat                : 6 Januari 1884


Mendel dilahirkan tahun 1822 di kota Heinzendorf di daerah daulat kerajaan Austria yang kini masuk bagian wilayah Cekosiowakia. Tahun 1843 dia masuk biara Augustinian, di kota Brunn, Austria (kini bernama Brno, Ceko). Dia menjadi pendeta tahun 1847. Tahun 1850 dia ikut ujian peroleh ijasah guru, tetapi gagal dan dapat angka terburuk dalam biologi! Meski begitu, kepada pendeta di biaranya mengirim Mendel ke Universitas Wina, dari tahun 1851-1853 dia belajar matematika dan ilmu pengetahuan lainnya. Mendel tak pernah berhasil mengantongi ijasah guru resmi, tetapi dari tahun 1854-1868 dia menjadi guru cadangan ilmu alam di sekolah modern kota Brunn.

Sementara itu, mulai tahun 1856 dia memperlihatkan pengalaman-pengalamannya yang masyhur di bidang pembiakan tumbuh-tumbuhan. Menjelang tahun 1865 dia sudah menemukan hukum keturunannya yang kesohor dan mempersembahkan kertas kerjanya di depan perkumpulan peminat sejarah alam kota Brunn. Tahun 1866 hasil penyelidikannya diterbitkan oleh majalah Transactions milik perkumpulan itu di bawah judul "Experiments with Plant Hybrids." Kertas kerja keduanya diterbitkan oleh majalah itu juga tiga tahun kemudian. Kendati majalah itu bukanlah majalah besar, tetapi banyak terdapat di pelbagai perpustakaan besar. Di samping itu Mendel mengirim satu salinan kepada Karl Nageli, seorang tokoh disegani di bidang ilmu keturunan. Nageli membaca salinan itu dan kirim balasan kepada Mendel tetapi dia tidak paham apa yang teramat penting dalam salinan kertas kerja Mendel itu. Sesudah itu umumnya kertas kerja Mendel diabaikan dan nyaris dilupakan orang hampir tiga puluh tahun lamanya.

Tahun 1866 Mendel naik pangkat ditunjuk jadi pendeta kepala di biaranya. Kesibukan administrasi rutin membuatnya kehabisan tempo melanjutkan penyelidikannya dalam bidang tanam-tanaman. Ketika dia meninggal tahun 1884 dalam usia enam puluh satu, penyelidikan briliannya nyaris dilupakan orang dan dia tak peroleh pengakuan apa pun untuk penyelidikan itu.

Ketika dia meninggal tahun 1884 dalam usia enam puluh satu, penyelidikan briliannya nyaris dilupakan orang dan dia tak peroleh pengakuan apa pun untuk penyelidikan itu. Jerih payah Mendel baru diketemukan kembali tahun 1900 oleh tiga ilmuwan dari tiga bangsa yang berbeda-beda: Hugo de Vries dari Negeri Belanda, Carl Correns dari Jerman dan Erich von Tschermak dari Austria. Mereka bekerja secara terpisah tatkala menemukan artikel Mendel. Masing-masing mereka sudah punya pengalaman sendiri di bidang botani. Masing-masing secara tersendiri menemukan hukum Mendel. Dan masing-masing (sebelum menerbitkan buku) secara seksama mempelajari hasil kerja Mendel dan masing-masing pula menjelaskan bahwa penyelidikannya memperkuat pendapat Mendel. Satu kebetulan segitiga yang aneh! Lebih dari itu, di tahun itu juga, William Bateson, ilmuwan berkebangsaan Inggris, menemukan pula kertas kerja Mendel yang asli dan segera mengedepankan kepada kalangan dunia ilmu. Di penghujung tahun itu Mendel dapat sambutan meriah dan penghargaan atas begitu hebat karya-karya yang dilakukannya selama masa hidupnya.

Bukti-bukti apakah perihal keturunan yang sudah ditemui Mendel? Pertama, Mendel mengetahui bahwa pada semua organisme hidup terdapat "unit dasar" yang kini disebut gene yang secara khusus diturunkan oleh orang tua kepada anak-anaknya. Dalam dunia tumbuh-tumbuhan yang diselidiki Mendel, tiap ciri pribadi, misalnya warna benih, bentuk daun, ditentukan oleh pasangan gene. Suatu tumbuhan mewariskan satu gene tiap pasang dari tiap "induk"-nya. Mendel menemukan, apabila dua gene mewariskan satu kualitas tertentu yang berbeda (misalnya, satu gene untuk benih hijau dan lain gene untuk benih kuning) akan menunjukkan dengan sendirinya dalam tumbuhan tertentu itu. Tetapi, gene yang berciri lemah tidaklah terhancurkan dan mungkin diteruskan kepada tumbuhan keturunannya. Mendel menyadari, tiap kegiatan sel atau gamete (serupa dengan sperma atau telur pada manusia) berisi cuma satu gene untuk satu pasang. Dia juga menegaskan, adalah sepenuhnya suatu kebetulan bilamana gene dari satu pasang terjadi pada satu gamete dan diteruskan kepada keturunan tertentu.

Hukum Mendel, meski sudah dilakukan perubahan kecil, tetap merupakan titik tolak dari ilmu genetika modern. Bagaimana Mendel selaku seorang amatir mampu menemukan prinsip yang begitu penting yang menyisihkan begitu banyak biolog profesional yang masyhur yang ada sebelumnya? Untungnya, dia memilih untuk bidang penyelidikannya jenis tumbuhan yang ciri-ciri khasnya ditentukan oleh seperangkat gene. Kalau saja ciri-ciri pokok yang diselidikinya masing-masing sudah ditentukan oleh pelbagai perangkat gene, penyelidikannya akan menghadapi kesulitan yang luar biasa. Tetapi, keberuntungan ini tidak akan menolong Mendel kalau saja dia tidak punya sifat kecermatan yang dahsyat dan kesabaran seorang pencoba, dan juga tidak akan menolongnya apabila dia tidak menyadari bahwa perlu membuat analisa statistik dari pengamatannya. Karena faktor contoh-contoh di atas, umumnya mungkin tidak bisa diduga jenis kualitas mana sesuatu keturunan akan mewariskan. Hanya lewat sejumlah besar percobaan (Mendel sudah mencatat hasil lebili dari 21.000 tumbuh-tumbuhan!), dan lewat analisa hasil-hasilnya, Mendel dapat menarik kesimpulan terhadap hukum-hukumnya.

Jelaslah, hukum keturunan merupakan penambah penting buat pengetahuan manusia, dan pengetahuan kita tentang genetika mungkin akan lebih dapat dipraktekkan di masa depan daripada sebelumnya. Ada pula faktor yang tak boleh diabaikan kalau kita memutuskan dimana Mendel mesti ditempatkan dalam urutan daftar buku ini. Karena penemuannya diremehkan di saat hidupnya, dan kesimpulan-kesimpulannya diketemukan oleh ilmuwan yang datang belakangan, penyelidikan Mendel dianggap tidak berdiri sendiri. Apabila alasan ini dipaksakan, orang bisa berkesimpulan bahwa Mendel mungkin bisa tersisihkan sepenuhnya dari daftar, seperti halnya Leif Ericson, Aristarchus, Ignaz Semmelweiss telah disisihkan guna memberikan tempat buat Colombus, Copernicus dan Joseph Lister.

Tetapi, ada beda antara kasus Mendel dengan lainnya. Pekerjaan Mendel terlupakan hanya sebentar, dan begitu diketemukan kembali, segera melangit. Lebih jauh dari itu, de Vries, Correns, dan Tschermak, meskipun mereka menemukan kembali prinsip-prinsipnya secara independen, toh dia baca karya Mendel dan mengutip hasil-hasilnya. Akhirnya, orang tidak bisa bilang karya Mendel tak berpengaruh kendati de Vries, Correns dan Tschermak tak pernah hidup di dunia. Artikel-artikel Mendel sudah tersebar luas riwayat-riwayatnya (oleh W.O. Focke) sekitar masalah keturunan. Tulisan itu cepat atau lambat sudah dapat dipastikan akan diketemukan juga oleh mahasiswa-mahasiswa yang serius di bidang itu. Juga layak dicatat, tak satu pun dari ketiga ilmuwan itu yang menuntut bahwa merekalah penemu ilmu genetika. Juga, secara umum dunia ilmu sudah menyebutnya sebagai "Hukum Mendel."

Penemuan Mendel kelihatannya bisa dibandingkan dengan penemuan Harvey, baik dari segi orisinalnya maupun arti pentingnya tentang peredaran darah, dan dia sudah ditempatkan pada urutan yang sewajarnya.








http://www.icr.org/article/science-man-god-gregor-johann-mendel/

Sumber:
http://home.tiscalinet.ch/biografien/biografien/mendel.htm